A.R. Rizal kembali merilis novel terbaru. Penulis yang juga jurnalis ini merilis novel berjudul Nilam: Jodoh yang Dijemput. Novel yang mengangkat problem perempuan di Minangkabau ini mempunyai warna yang sedikit berbeda. Selain mengedepankan kritik sosial-kultur, novel ini sarat dengan romantisme.

Berkisah seputar seorang perempuan muda bernama Nilam. Sebagai gadis milenial, Nilam meniti karir cerah di ibukota Jakarta. Sibuk dengan karir membuat gadis itu melupakan masa depannya sebagai perempuan Minang. Ia tidak terlalu peduli dengan jodohnya.

Memandang usia buah hati gadisnya yang terus bertambah, sang ibu khawatir Nilam takkan mendapatkan jodoh. Sang ibu kemudian situs slot gacor memaksa Nilam untuk langsung mencari pendamping hidupnya. Sistem sang ibu memaksa ialah dengan mengiming-imingi harta pusaka yang ada di kampung langsung dikasih terhadap sang buah hati.

Nilam berminat dengan warisan yang akan diserahkan kepadanya. Ia bahkan bergegas pulang ke kampung halaman. Kepulangan itu patut sederhana, tetapi tidak bagi Nilam. Terbukti gadis itu via sebuah petualangan yang menegangkan. Tidak cuma berjuang agar langsung hingga ke kampung halaman, di tengah perjalanan, Nilam patut pula mendapatkan jodoh yang akan diperlihatkan terhadap sang ibu.

A.R. Rizal terhadap media, di Padang Senin memperkenalkan novel terbarunya ditulis dengan bahasa yang lebih sederhana. Hal itu agar dapat diterima di kalangan pembaca muda dan remaja. “Novel ini memang menyasar kalangan milenial,” ujar dia.

A.R. Rizal sudah menulis beberapa novel. Novel terakhirnya berjudul Perempuan Batih diterbitkan oleh Penerbit Laksana Divapress. 2016, Rizal merilis Novel Maransi yang masuk sebagai nominator Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta.

Rizal mengaku terbiasa menulis novel serius. Tema dari novel-novelnya tidak terlepas dari kehidupan sosial dan kultur masyarakat Sumatera Barat. Tidak cuma menulis novel serius, Rizal juga mencoba menulis novel yang lebih populer. “Novel Nilam ini ialah novel populer saya yang pertama,” jelas dia.

Menulis novel populer menurut Rizal mempunyai tantangan tersendiri. Melainkan, tidak jauh berbeda dengan menulis novel serius. Menurut Rizal, novel populer konsisten patut ditulis dengan serius. Hanya saja, bahasanya yang sedikit berbeda. Bahasa novel populer lebih santai dan sederhana.

Nilam: Jodoh yang Dijemput lebih banyak warna. Selain ada elemen romantisme, juga berpadu dengan kritik sosial. Yang menarik ialah banyaknya cerita lucu dan anekdot yang terselip di sepanjang cerita.

Novel ini sedang dalam proses cetak. Dalam waktu dekat akan hadir di pasaran. Berbeda dengan novel sebelumnya yang menggandeng penerbit besar, Novel Nilam diterbitkan oleh penerbit lokal di Kota Padang, ialah CV. Iko Media Publisher.

Rizal mau novel terbarunya ini mendapat apresiasi dan disukai banyak orang. “Semoga dapat diterima oleh pembaca,” tambahnya.